6 Taktik Penjualan Era Milenial

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Topik kita kali ini yaitu 6 Taktik Penjualan Era Milenial. Seorang guru pemasaran dunia, Philip Kotler, pernah berkata, “Jika pemasaran diibaratkan sebuah gunung es karenanya puncak dari gunung es itu ialah penjualan”. Jadi simpulannya yaitu seluruh sesuatu yang direncanakan dan dikerjakan itu tak akan ada artinya tanpa adanya transaksi penjualan; karena perusahaan hidup dari penjualan. Seandainya penjualan menurun, perputaran modal akan macet dan keuntungan akan hilang. Akhirnya, perusahaan terancam bangkrut.

6 Taktik Penjualan Era Milenial

Tentunya Anda dapat membuka usaha, semisal kios, dan kemudian bersikap pasif. Membolehkan perusahaan berjalan sekadarnya dan memperbolehkan pembeli datang terhadap Anda. Jikalau sistem seperti ini konsisten dipertahankan di tengah persaingan bisnis yang amat ketat karenanya percayalah usaha yang Anda rintis akan tutup. Tidaklah cukup dengan berbuat pasif, namun sepatutnya aktif, malah jika perlu harus agresif.

6 Taktik Penjualan Era Milenial

Beberapa strategi penjualan yang bersifat aktif dapat Anda terapkan. Tentunya sepatutnya disesuaikan dengan macam usaha, skala usaha dan produk yang Anda jual. Tiap-tiap orang boleh mencoba atau memiliki strategi yang berbeda dan setiap taktik mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.

Dapat juga Anda menggabungkan semuanya dan siapa tahu Anda beruntung. Omset penjualan Anda semakin naik dan kantong Anda semakin menggelembung, membuat Anda mampu membeli kendaraan beroda empat mewah, rumah bertingkat atau apa saja yang Anda inginkan.

6 Taktik Penjualan Era Milenial

Berikut sebagian taktik Penjualan yang bisa dipakai

1. Direct Selling

Ada beraneka istilah untuk direct selling ini. Katakanlah direct sales, marketing, marketing executive, salesman, marketing oficer, sales representative, bisnis konsultan, detailman dan masih banyak lagi. Segala istilah itu diwujudkan untuk mempopulerkan direct selling ini, padahal sekali-sekali manipulatif.

Seumpama, seringkali perusahaan membuka lowongan kerja posisi marketing officer yang terbukti tugas dan tanggungnya tak berbeda dengan sales yang harus terus keluar menjajakan produk dan mencari pelanggan baru. Padahal kita tahu bahwa seorang marketing officer tugas dan tanggung jawabnya ialah :

  • bagaimana menciptakan pandangan baru sebuah produk baru,
  • bagaimana menghasilkan strategi yang semestinya dicapai (marketing mix) supaya produk tersebut berhasil diterapkan di pasar, dan
  • bagaimana caranya mempertahankan brand produk tersebut untuk bentang waktu tertentu.

6 Taktik Penjualan Era Milenial

Tugas divisi marketing sesungguhnya mirip orang yang membabat hutan yang luas guna mempermudah pengggunanya melewati (divisi sales).

Pada dasarnya direct selling adalah aktivitas penjualan di mana si tenaga penjual mendatangi calon pembeli (prospektus), menawarkan produk dan sekaligus memasarkannya. Metode ini paling banyak diterapkan dan adalah pilihan pertama dalam strategi menjual.

2. Telemarketing

Jika pada direct selling si penjual mendatangi dan bertatap muka secara langsung dengan customer, karenanya dalam telemarketing si penjual cukup menghubungi dan menawarkan produk lewat telepon. Sekiranya penawaran ini closed (diterima) karenanya produk hal yang demikian akan didampingi atau dikirim lewat jasa kurir dan pos. Biasanya bisnis jasa kerap kali memakai sistem seperti ini.

6 Taktik Penjualan Era Milenial

3. Cross Selling

Cross selling yakni strategi penjualan di mana kepada pelanggan yang sudah menerapkan produk kita, kita tawarkan produk selanjutnya. Model paling kongkrit yaitu sekiranya Anda menggunakan kartu kredit Citibank Visa. Dalam waktu yang tak berapa lama, seandainya pembayaran Anda lancar, Anda akan ditawari kartu kredit Citibank Mastercard. Itu juga sebaliknya, jika Anda telah memiliki Citibank Mastercard maka akan ditawari Citibank Visa. Dalam hal ini Citibank memakai cross selling.

Kalau Anda mau menggunakan strategi penjualan ala cross selling hendaknya pelanggan yang Anda tuju ialah pelanggan yang benar-benar potensial. Artinya pelanggan yang sanggup membeli dan cakap membayar. Jikalau untuk produk sebelumnya pembayarannya macet maka merupakan langkah keliru seandainya menawarkan produk baru kepadanya.

6 Taktik Penjualan Era Milenial

4. Mail Order

Mail order sangatlah familiar di negara maju seperti Amerika, Canada dan Jepang. Biasanya, di negara maju, dampak kesibukan kerja setiap hari membikin banyak orang tak sempat lagi berbelanja ke toko atau supermarket. Mereka memesan semua sesuatu lewat brosur, buku, atau katalog yang dikirimkan oleh berbagai perusahaan.

Salah satu kunci kesuksesan mail order merupakan bahwa antara produk yang diiklankan di katalog seharusnya sama persis dengan produk yang nantinya diterima si pelanggan. Tidak ada istilah beli kucing dalam karung. Di samping itu kecermatan waktu dan garansi menjadi sarana pendukung strategi ini. Bila Anda mau mencoba taktik ini, Anda hendaknya bekerjasama dengan perusahaan pos dan kurir ternama supaya target tercapai secara efektif dan efisien.

6 Taktik Penjualan Era Milenial

5. Take One Boxes

Kalau Anda yaitu orang yang menyenangi jalan-jalan atau shopping ke mal, supermarket, plaza atau toko-warung lainnya, pasti pernah memandang ada sejumlah brosur atau katalog yang lebih bersifat application form yang berada di atas meja kasir. Itulah yang disebut dengan strategi memasarkan ala take one boxes (TOB).

Take one boxes sebenarnya mirip dengan mail order, hanya produk-produk yang ditawarkan mail order lebih lengkap dan berjenis-jenis. Seringkali TOB hanya berfungsi sebagai pelengkap atau sarana promosi dari taktik penjualan lainnya. Mereka yang mengambil katalog lewat TOB telah pasti tertarik akan produk tersebut. Sistem ini memang lebih efektif jika dibandingi mail order yang sistem pengirimannya secara kolektif.

6 Taktik Penjualan Era Milenial

6. TV Shopping

Taktik penjualan yang satu ini memakai media mengaplikasikan sebagai sarana utama. Televisi shopping ialah televisi penyempurnaan dari iklan-iklan produk menggunakan. Kalau dalam iklan konvensional hanya berisikan bila persuasif produk maka dalam TV Shopping ditambah dengan metode atau maka televisi produk. Umumnya melalui jasa telepon.

Televisi shopping sebetulnya yakni taktik penjualan yang betul-betul tepat sasaran. Alasannya sangatlah strategi. Sekiranya Iklan konvensional saja cakap mendongkrak penjualan, apalagi Televisi shopping. Bukankah TV shopping pada dasarnya merupakan iklan? Cuma masalahnya produk yang diiklankan acap kali berlebihan dan kurang profesional sehingga dicap “bohongan”.

Sekian informasi perihal 6 Taktik Penjualan Era Milenial, semoga postingan kali ini bermanfaat buat Anda. Mohon artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply