Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Pembahasan kita kali ini yakni Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!. Seorang guru pemasaran dunia, Philip Kotler, pernah berkata, “Jikalau pemasaran diibaratkan sebuah gunung es maka puncak dari gunung es itu yakni penjualan”. Jadi ikhtisarnya yaitu segala sesuatu yang direncanakan dan dilaksanakan itu tidak akan ada artinya tanpa adanya transaksi penjualan; sebab perusahaan hidup dari penjualan. Apabila penjualan menurun, perputaran modal akan macet dan profit akan hilang. Alhasil, perusahaan terancam kolaps.

Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

Tentunya Anda bisa membuka usaha, contohnya warung, dan kemudian bersikap pasif. Mengizinkan perusahaan berjalan ala kadarnya dan memperbolehkan pembeli datang kepada Anda. Seandainya metode seperti ini tetap dipertahankan di tengah kompetisi bisnis yang sungguh-sungguh ketat maka percayalah usaha yang Anda rintis akan tutup. Tidaklah cukup dengan berperilaku pasif, tetapi wajib aktif, malah seandainya perlu wajib agresif.

Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

Sebagian taktik penjualan yang bersifat aktif bisa Anda terapkan. Tentunya wajib disesuaikan dengan ragam usaha, skala usaha dan produk yang Anda jual. Setiap orang boleh mencoba atau mempunyai strategi yang berbeda dan tiap-tiap taktik memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.

Dapat juga Anda menggabungkan semuanya dan siapa tahu Anda beruntung. Omset penjualan Anda semakin naik dan kantong Anda kian menggelembung, membikin Anda sanggup membeli mobil mewah, rumah bertingkat atau apapun yang Anda inginkan.

Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

Berikut beberapa taktik Penjualan yang dapat digunakan

1. Direct Selling

Ada pelbagai istilah untuk direct selling ini. Katakanlah direct sales, marketing, marketing executive, salesman, marketing oficer, sales representative, bisnis konsultan, detailman dan masih banyak lagi. Seluruh istilah itu diciptakan untuk mempopulerkan direct selling ini, meski sekali-sekali manipulatif.

Umpamanya, seringkali perusahaan membuka lowongan kerja posisi marketing officer yang ternyata tugas dan tanggungnya tak berbeda dengan sales yang mesti terus keluar menjajakan produk dan mencari pelanggan baru. Sedangkan kita tahu bahwa seorang marketing officer tugas dan tanggung jawabnya yakni :

  • bagaimana menghasilkan ide sebuah produk baru,
  • bagaimana menghasilkan strategi yang mesti ditempuh (marketing mix) supaya produk tersebut berhasil dipakai di pasar, dan
  • bagaimana caranya mempertahankan brand produk tersebut untuk bentang waktu tertentu.

Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

Tugas divisi marketing sebetulnya mirip orang yang membabat hutan yang luas guna mempermudah pengggunanya lewat (divisi sales).

Pada dasarnya direct selling ialah kesibukan penjualan di mana si daya penjual mendatangi calon pembeli (prospektus), menawarkan produk dan sekaligus menjualnya. Sistem ini paling banyak diaplikasikan dan yakni pilihan pertama dalam taktik menjual.

2. Telemarketing

Jikalau pada direct selling si penjual mendatangi dan bertatap muka secara langsung dengan customer, karenanya dalam telemarketing si penjual cukup menghubungi dan menawarkan produk via telepon. Sekiranya penawaran ini closed (diterima) maka produk tersebut akan didampingi atau dikirim melalui jasa kurir dan pos. Biasanya bisnis jasa kerap kali mengaplikasikan sistem seperti ini.

Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

3. Cross Selling

Cross selling yaitu taktik penjualan di mana kepada pelanggan yang sudah menggunakan produk kita, kita tawarkan produk berikutnya. Contoh paling kongkrit yakni bila Anda mengaplikasikan kartu kredit Citibank Visa. Dalam waktu yang tak berapa lama, kalau pembayaran Anda lancar, Anda akan ditawari kartu kredit Citibank Mastercard. Itu juga sebaliknya, bila Anda telah mempunyai Citibank Mastercard maka akan ditawari Citibank Visa. Dalam hal ini Citibank menggunakan cross selling.

Jika Anda berkeinginan menerapkan strategi penjualan ala cross selling hendaknya pelanggan yang Anda tuju merupakan pelanggan yang benar-benar potensial. Artinya pelanggan yang kapabel membeli dan cakap membayar. Apabila untuk produk sebelumnya pembayarannya macet karenanya yakni langkah keliru jikalau menawarkan produk baru kepadanya.

Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

4. Mail Order

Mail order sangatlah familiar di negara maju seperti Amerika, Canada dan Jepang. Umumnya, di negara maju, imbas aktivitas kerja tiap hari membikin banyak orang tak sempat lagi berbelanja ke warung atau supermarket. Mereka mengorder seluruh sesuatu melewati brosur, buku, atau katalog yang dikirimkan oleh bermacam perusahaan.

Salah satu kunci kesuksesan mail order yakni bahwa antara produk yang diiklankan di katalog mesti sama persis dengan produk yang nantinya diterima si pelanggan. Tak ada istilah beli kucing dalam karung. Di samping itu ketepatan waktu dan garansi menjadi sarana pendorong strategi ini. Jika Anda berharap mencoba strategi ini, Anda hendaknya bekerjasama dengan perusahaan pos dan kurir ternama supaya target tercapai secara tepat sasaran dan efisien.

Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

5. Take One Boxes

Apabila Anda merupakan orang yang menyukai jalan-jalan atau shopping ke mal, supermarket, plaza atau warung-warung lainnya, pasti pernah memandang ada sejumlah brosur atau katalog yang lebih bersifat application form yang berada di atas meja kasir. Itulah yang disebut dengan strategi memasarkan ala take one boxes (TOB).

Take one boxes hakekatnya mirip dengan mail order, cuma produk-produk yang ditawarkan mail order lebih lengkap dan berjenis-macam. Seringkali TOB cuma berfungsi sebagai pelengkap atau sarana promosi dari taktik penjualan lainnya. Mereka yang mengambil katalog via TOB sudah pasti tertarik akan produk hal yang demikian. Metode ini memang lebih efektif kalau diperbandingkan mail order yang metode pengirimannya secara kolektif.

Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!

6. TV Shopping

Taktik penjualan yang satu ini menggunakan media memakai sebagai sarana utama. TV shopping yaitu TV penyempurnaan dari iklan-iklan produk mengaplikasikan. Apabila dalam iklan konvensional hanya berisikan bila persuasif produk maka dalam Televisi Shopping ditambah dengan metode atau maka TV produk. Lazimnya via jasa telepon.

Televisi shopping hakekatnya merupakan taktik penjualan yang sungguh-sungguh efektif. Alasannya sangatlah strategi. Kalau Iklan konvensional saja sanggup mendongkrak penjualan, apalagi TV shopping. Bukankah Televisi shopping pada dasarnya yakni iklan? Cuma masalahnya produk yang diiklankan sering berlebihan dan kurang profesional sehingga dicap “bohongan”.

Demikian informasi tentang Coba 6 Strategi Promosi Penjualan Produk para Entrepreneur? Why Not!, kami harap artikel kali ini membantu sahabat semua. Kami berharap postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply