Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Topik kita sekarang ialah Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!. Seorang guru pemasaran dunia, Philip Kotler, pernah berkata, “Kalau pemasaran diibaratkan sebuah gunung es karenanya puncak dari gunung es itu yaitu penjualan”. Jadi kesimpulannya yakni semua sesuatu yang direncanakan dan dikerjakan itu tidak akan ada artinya tanpa adanya transaksi penjualan; karena perusahaan hidup dari penjualan. Jika penjualan menurun, perputaran modal akan macet dan profit akan hilang. Kesudahannya, perusahaan terancam gulung tikar.

Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

Tentunya Anda dapat membuka usaha, contohnya toko, dan kemudian bersikap pasif. Memperkenankan perusahaan berjalan sekadarnya dan memperkenankan pembeli datang terhadap Anda. Jika metode seperti ini tetap dipertahankan di tengah persaingan bisnis yang benar-benar ketat karenanya percayalah usaha yang Anda rintis akan tutup. Tidaklah cukup dengan bertingkah pasif, namun seharusnya aktif, malah seandainya perlu wajib agresif.

Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

Beberapa strategi penjualan yang bersifat aktif dapat Anda terapkan. Tentunya harus disesuaikan dengan variasi usaha, skala usaha dan produk yang Anda jual. Setiap orang boleh mencoba atau memiliki taktik yang berbeda dan setiap strategi memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.

Bisa juga Anda menggabungkan semuanya dan siapa tahu Anda mujur. Omset penjualan Anda semakin naik dan kantong Anda semakin menggelembung, membikin Anda kapabel membeli kendaraan beroda empat mewah, rumah bertingkat atau apapun yang Anda inginkan.

Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

Berikut sebagian taktik Penjualan yang bisa digunakan

1. Direct Selling

Ada berbagai istilah untuk direct selling ini. Katakanlah direct sales, marketing, marketing executive, salesman, marketing oficer, sales representative, bisnis konsultan, detailman dan masih banyak lagi. Seluruh istilah itu diciptakan untuk mempopulerkan direct selling ini, walaupun sekali-sekali manipulatif.

Contohnya, seringkali perusahaan membuka lowongan kerja posisi marketing officer yang rupanya tugas dan tanggungnya tak berbeda dengan sales yang semestinya terus keluar menjajakan produk dan mencari pelanggan baru. Walaupun kita tahu bahwa seorang marketing officer tugas dan tanggung jawabnya adalah :

  • bagaimana menjadikan ide sebuah produk baru,
  • bagaimana menjadikan strategi yang patut ditempuh (marketing mix) agar produk tersebut sukses dipakai di pasar, dan
  • bagaimana caranya mempertahankan brand produk hal yang demikian untuk jangka waktu tertentu.

Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

Tugas divisi marketing hakekatnya mirip orang yang membabat hutan yang luas guna mempermudah pengggunanya melalui (divisi sales).

Pada dasarnya direct selling adalah aktivitas penjualan di mana si energi penjual mendatangi calon pembeli (prospektus), menawarkan produk dan sekalian menjualnya. Cara ini paling banyak digunakan dan adalah opsi pertama dalam strategi memasarkan.

2. Telemarketing

Kalau pada direct selling si penjual mendatangi dan bertatap muka secara segera dengan customer, maka dalam telemarketing si penjual cukup menghubungi dan menawarkan produk melewati telepon. Jikalau penawaran ini closed (diterima) maka produk hal yang demikian akan didampingi atau dikirim lewat jasa kurir dan pos. Umumnya bisnis jasa kerap memakai sistem seperti ini.

Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

3. Cross Selling

Cross selling yaitu taktik penjualan di mana kepada pelanggan yang telah memakai produk kita, kita tawarkan produk berikutnya. Contoh paling riil merupakan jika Anda memakai kartu kredit Citibank Visa. Dalam waktu yang tidak berapa lama, jikalau pembayaran Anda lancar, Anda akan ditawari kartu kredit Citibank Mastercard. Itu juga sebaliknya, jikalau Anda sudah memiliki Citibank Mastercard karenanya akan ditawari Citibank Visa. Dalam hal ini Citibank memakai cross selling.

Sekiranya Anda ingin menggunakan strategi penjualan ala cross selling hendaknya pelanggan yang Anda tuju adalah pelanggan yang benar-benar potensial. Artinya pelanggan yang mampu membeli dan cakap membayar. Jika untuk produk sebelumnya pembayarannya macet maka adalah langkah keliru bila menawarkan produk baru kepadanya.

Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

4. Mail Order

Mail order sangatlah terkenal di negara maju seperti Amerika, Canada dan Jepang. Lazimnya, di negara maju, imbas kesibukan kerja setiap hari membuat banyak orang tak sempat lagi berbelanja ke kios atau supermarket. Mereka memesan semua sesuatu melewati brosur, buku, atau katalog yang dikirimkan oleh bermacam-macam perusahaan.

Salah satu kunci kesuksesan mail order ialah bahwa antara produk yang diiklankan di katalog semestinya sama persis dengan produk yang nantinya diterima si pelanggan. Tak ada istilah beli kucing dalam karung. Di samping itu ketepatan waktu dan garansi menjadi sarana penunjang taktik ini. Kalau Anda mau mencoba taktik ini, Anda hendaknya bekerjasama dengan perusahaan pos dan kurir ternama supaya target tercapai secara efektif dan efisien.

Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

5. Take One Boxes

Kalau Anda yakni orang yang suka jalan-jalan atau shopping ke mal, supermarket, plaza atau toko-toko lainnya, pasti pernah memperhatikan ada sejumlah brosur atau katalog yang lebih bersifat application form yang berada di atas meja kasir. Itulah yang disebut dengan taktik menjual ala take one boxes (TOB).

Take one boxes sebetulnya mirip dengan mail order, hanya produk-produk yang ditawarkan mail order lebih lengkap dan berjenis-macam. Seringkali TOB hanya berfungsi sebagai pelengkap atau sarana promosi dari taktik penjualan lainnya. Mereka yang mengambil katalog lewat TOB telah pasti berminat akan produk hal yang demikian. Sistem ini memang lebih tepat sasaran jika dibandingi mail order yang sistem pengirimannya secara kolektif.

Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!

6. Televisi Shopping

Taktik penjualan yang satu ini menggunakan media menggunakan sebagai sarana utama. Televisi shopping adalah TV penyempurnaan dari iklan-iklan produk mengaplikasikan. Apabila dalam iklan konvensional hanya berisikan jikalau persuasif produk karenanya dalam TV Shopping ditambah dengan cara atau maka televisi produk. Umumnya melalui jasa telepon.

TV shopping hakekatnya yakni strategi penjualan yang sangat tepat sasaran. Alasannya sangatlah taktik. Jikalau Iklan konvensional saja kapabel mendongkrak penjualan, apalagi Televisi shopping. Bukankah TV shopping pada dasarnya ialah iklan? Cuma masalahnya produk yang diiklankan acap kali berlebihan dan kurang profesional sehingga dicap “bohongan”.

Demikian informasi mengenai Memahami Teknik Promosi dan Pemasaran Produk Era Milenial? Kenapa Tidak!, kami harap postingan kali ini berguna untuk kalian. Tolong artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply