Taktik Pemasaran Produk

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Pembahasan kita kali ini adalah Taktik Pemasaran Produk. Seorang guru pemasaran dunia, Philip Kotler, pernah berkata, “Jikalau pemasaran diibaratkan sebuah gunung es maka puncak dari gunung es itu merupakan penjualan”. Jadi resumenya merupakan segala sesuatu yang direncanakan dan dikerjakan itu tidak akan ada artinya tanpa adanya transaksi penjualan; sebab perusahaan hidup dari penjualan. Jika penjualan menurun, perputaran modal akan macet dan keuntungan akan hilang. Walhasil, perusahaan terancam bangkrut.

Taktik Pemasaran Produk

Tentunya Anda bisa membuka usaha, umpamanya toko, dan kemudian bersikap pasif. Memperkenankan perusahaan berjalan sekedarnya dan memperbolehkan pembeli datang kepada Anda. Jika sistem seperti ini konsisten dipertahankan di tengah persaingan bisnis yang benar-benar ketat karenanya percayalah usaha yang Anda rintis akan tutup. Tidaklah cukup dengan berperilaku pasif, tapi patut aktif, pun kalau perlu sepatutnya agresif.

Taktik Pemasaran Produk

Sebagian strategi penjualan yang bersifat aktif bisa Anda terapkan. Tentunya wajib disesuaikan dengan ragam usaha, skala usaha dan produk yang Anda jual. Setiap orang boleh mencoba atau memiliki strategi yang berbeda dan tiap-tiap taktik mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.

Bisa juga Anda menggabungkan semuanya dan siapa tahu Anda beruntung. Omset penjualan Anda kian naik dan kantong Anda semakin menggelembung, membikin Anda mampu membeli kendaraan beroda empat mewah, rumah bertingkat atau apapun yang Anda inginkan.

Taktik Pemasaran Produk

Berikut sebagian taktik Penjualan yang dapat diterapkan

1. Direct Selling

Ada pelbagai istilah untuk direct selling ini. Katakanlah direct sales, marketing, marketing executive, salesman, marketing oficer, sales representative, bisnis konsultan, detailman dan masih banyak lagi. Semua istilah itu diciptakan untuk mempopulerkan direct selling ini, meskipun adakalanya manipulatif.

Umpamanya, seringkali perusahaan membuka lowongan kerja posisi marketing officer yang ternyata tugas dan tanggungnya tak berbeda dengan sales yang wajib terus keluar menjajakan produk dan mencari pelanggan baru. Walaupun kita tahu bahwa seorang marketing officer tugas dan tanggung jawabnya yakni :

  • bagaimana menciptakan pandangan baru sebuah produk baru,
  • bagaimana menghasilkan strategi yang seharusnya dicapai (marketing mix) agar produk tersebut sukses digunakan di pasar, dan
  • bagaimana caranya mempertahankan brand produk hal yang demikian untuk rentang waktu tertentu.

Taktik Pemasaran Produk

Tugas divisi marketing sebetulnya mirip orang yang membabat hutan yang luas guna memudahkan pengggunanya via (divisi sales).

Pada dasarnya direct selling ialah kegiatan penjualan di mana si daya penjual mendatangi calon pembeli (prospektus), menawarkan produk dan sekaligus menjualnya. Metode ini paling banyak diaplikasikan dan merupakan pilihan pertama dalam taktik menjual.

2. Telemarketing

Seandainya pada direct selling si penjual mendatangi dan bertatap muka secara segera dengan customer, maka dalam telemarketing si penjual cukup menghubungi dan menawarkan produk melalui telepon. Kalau penawaran ini closed (diterima) karenanya produk tersebut akan ditemani atau dikirim melalui jasa kurir dan pos. Biasanya bisnis jasa kerap kali memakai cara seperti ini.

Taktik Pemasaran Produk

3. Cross Selling

Cross selling yaitu strategi penjualan di mana terhadap pelanggan yang sudah menerapkan produk kita, kita tawarkan produk berikutnya. Contoh paling kongkret yaitu seandainya Anda mengaplikasikan kartu kredit Citibank Visa. Dalam waktu yang tidak berapa lama, kalau pembayaran Anda lancar, Anda akan ditawari kartu kredit Citibank Mastercard. Itu juga sebaliknya, jikalau Anda telah memiliki Citibank Mastercard maka akan ditawari Citibank Visa. Dalam hal ini Citibank memakai cross selling.

Bila Anda berharap menerapkan taktik penjualan ala cross selling hendaknya pelanggan yang Anda tuju ialah pelanggan yang benar-benar potensial. Artinya pelanggan yang mampu membeli dan cakap membayar. Apabila untuk produk sebelumnya pembayarannya macet karenanya ialah langkah keliru seandainya menawarkan produk baru kepadanya.

Taktik Pemasaran Produk

4. Mail Order

Mail order sangatlah tenar di negara maju seperti Amerika, Canada dan Jepang. Umumnya, di negara maju, imbas kesibukan kerja tiap-tiap hari membikin banyak orang tak sempat lagi berbelanja ke toko atau supermarket. Mereka mengorder semua sesuatu lewat brosur, buku, atau katalog yang dikirimkan oleh berjenis-jenis perusahaan.

Salah satu kunci kesuksesan mail order ialah bahwa antara produk yang diiklankan di katalog mesti sama persis dengan produk yang nantinya diterima si pelanggan. Tak ada istilah beli kucing dalam karung. Di samping itu akurasi waktu dan garansi menjadi sarana pendorong strategi ini. Jikalau Anda berharap mencoba taktik ini, Anda hendaknya bekerjasama dengan perusahaan pos dan kurir ternama agar sasaran tercapai secara tepat sasaran dan efisien.

Taktik Pemasaran Produk

5. Take One Boxes

Jikalau Anda adalah orang yang menyukai jalan-jalan atau shopping ke mal, supermarket, plaza atau toko-kios lainnya, pasti pernah memandang ada sejumlah brosur atau katalog yang lebih bersifat application form yang berada di atas meja kasir. Itulah yang disebut dengan strategi memasarkan ala take one boxes (TOB).

Take one boxes hakekatnya mirip dengan mail order, cuma produk-produk yang ditawarkan mail order lebih lengkap dan berjenis-tipe. Seringkali TOB cuma berfungsi sebagai pelengkap atau sarana promosi dari strategi penjualan lainnya. Mereka yang mengambil katalog via TOB telah pasti tertarik akan produk hal yang demikian. Sistem ini memang lebih efektif jika diperbandingkan mail order yang metode pengirimannya secara kolektif.

Taktik Pemasaran Produk

6. TV Shopping

Taktik penjualan yang satu ini menerapkan media menggunakan sebagai sarana utama. TV shopping ialah TV penyempurnaan dari iklan-iklan produk mengaplikasikan. Kalau dalam iklan konvensional hanya berisikan sekiranya persuasif produk maka dalam TV Shopping ditambah dengan sistem atau maka TV produk. Biasanya melalui jasa telepon.

Televisi shopping sebetulnya ialah strategi penjualan yang sungguh-sungguh tepat sasaran. Alasannya sangatlah taktik. Sekiranya Iklan konvensional saja sanggup mendongkrak penjualan, apalagi TV shopping. Bukankah Televisi shopping pada dasarnya yaitu iklan? Hanya masalahnya produk yang diiklankan sering kali berlebihan dan kurang profesional sehingga dicap “bohongan”.

Sekian info seputar Taktik Pemasaran Produk , semoga artikel ini mencerahkan kalian. Tolong postingan ini diviralkan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply